Mulai Pensiun Dini dengan Cara Mudah Ini

pensiun diniBanyaknya bermunculan para entrepreneur bisa Anda jadikan contoh untuk menjadi pensiun dini mulai dari umur 30an. Strategi yang dilakukan oleh para kaum muda bisa menjadi sebuah pelajaran baik bagi siapapun yang ingin memulainya. Namun sebagian orang masih ragu bagaimana cara memulainya, karena sebenarnya Anda bisa mulai tanpa menunggu hingga usia tua. Berikut cara yang bisa Anda lakukan.

1. Mengatur Keuangan Anda dan Pasangan

Saat sudah berkeluarga pasti sebagian orang mulai memiliki masalah dalam keuangan. Dari keuangan Anda dan pasangan harus bisa dikontrol karena untuk memenuhi kebutuhan bersama. Sudah bukan saatnya Anda masih melakukan pemborosan karena dengan tidak melakukannya maka uang akan tetap terjaga. Coba berikan kebebasan saling berpendapat antar satu dengan lainnya.

Anggaran yang sudah Anda atur demi kepentingan hidup bersama dan bisa mulai merencanakan pensiun dini. Dengan pengeluaran yang lebih bermutu untuk hal-hal yang lebih bermanfaat, impian memiliki kehidupan yang sejahtera akan tercapai. Jika tidak bisa melakukan secara manual, bisa dengan berbagai macam aplikasi melalui smartphone Anda.

2. Utamakan Menabung

Pensiun dini bermula dengan mengutamakan dalam hal menabung. Meminimalkan pengeluaran dengan berbagai cara sehingga hasil yang ditabung bisa dirasakan. Dengan memprioritaskan untuk menabung maka akan mudah menciptakan impian masa depan bersama pasangan. Saat ini karena sudah adanya terknologi yang semakin canggih sudah ada banyak aplikasi auto debet setiap bulan. Aplikasi tersebut akan secara otomatis memisahkan pemasukan Anda untuk ditabung.

3. Tentukan Tujuan Secara Jelas

Apa yang sebenarnya ingin Anda capai dalam kehidupan Anda? Buatlah secara rinci kejelasan dalam tujuan bagi kehidupan Anda. Kesuksesan akan terhambat karena Anda tidak bisa membuat tujuan dengan jelas. Ukurlah kemampuan Anda bersama dalam meraih mimpi-mimpi tersebut. Jadikan mimpi-mimpi tersebut sebagai sebuah “goals” atau hadiah yang pantas Anda dapatkan agar selalu termotivasi. Tetapi masih banyak yang belum mengetahui tujuannya dengan jelas.

Mulailah beberapa pertanyaan ini, berapa penghasilan Anda setiap bulan? Berapa persen yang harus Anda persiapkan untuk kebutuhan sehari-hari? Berapa yang akan Anda tabung dan investasikan? Ciptakan solusi dalam setiap masalah yang sedang dihadapi agar Anda maupun pasangan bisa pensiun dini mulai sekarang.

4. Mencari Tempat Tinggal yang Lebih Terjangkau

Beberapa orang beranggapan bahwa rumah yang Anda beli dan bertujuan untuk diinvestasikan tidak bisa disebut investasi. Sebab pada dasarnya investasi membutuhkan aset untuk menghasilkan arus kas Anda. Rumah yang Anda gunakan justru tetap harus membayar cicilan tanpa mendapatkan pemasukan. Sangat disayangkan jika Anda memilih membeli rumah mewah tetapi digunakan sebagai tempat tinggal, karena justru sebaiknya aset tersebut dijaga dan kemudian bisa disewakan.

Hindari rasa gengsi karena tinggal di tempat sederhana dengan harga lebih murah. Jika memang itu terbaik dan memadai bagi keluarga maka lakukanlah. Perhatikan kembali mana kebutuhan utama Anda selama Anda menjalaninya dengan nyaman bukan menjadi sebuah masalah besar jika memilih rumah sederhana untuk tinggal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *