Mengapa Klaim Asuransi Ditolak?

klaim asuransiSulitnya mengurus klaim asuransi menjadi masalah yang membuat produk ini belum terlalu dilirik oleh masyarakat Indonesia yang senang dengan kemudahan. Bahkan, keadaan ini seperti menjadi momok pahi para pemegang polos asuransi. Meski begitu, kesulitan yang dialami ketika melakukan klaim ini bukan semata-mata tanpa alasan, karena kesepakatan antara pihak asuransi dan pembeli terikat dengan hukum. Nah, artikel ini akan menjelaskan beberapa alasan mengapa klaim asuransi Anda ditolak. Simak informasinya berikut ini.

1. Klam Tidak Tercakup Dalam Perjanjian

Ketika Anda membeli produk asuransi, maka Anda akan menerima polis yang merupakan kesepakan meliputi hal-hal apa saja yang masuk dan tidak masuk dalam tanggungan asuransi milik Anda. Misalnya ketika Anda mengambil asuransi kesehatan, maka tidak akan dikenakan biaya perawatan rumah sakit, dokter, hingga obat dengan total mencapai Rp 1 juta dalam sekali kunjungan. Jika lebih, maka Anda harus membayarnya sendiri. Anda tidak bisa melakukan klaim asuransi jumlah tagihan rumah sakit Anda yang mencapai Rp 2 juta kepada pengelola asuransi.

2. Polis Sedang Tidak Aktif

Meski Anda memiliki asuransi, sewaktu-waktu polis yang Anda miliki bisa saja tidak aktif atau lapse, sehingga Anda tidak bisa menggunakannya karena pihak asuransi tidak akan bersedia membayar klaim jika hal ini terjadi. Lapse bisa disebabkan oleh dua hal, pertama karena pembayaran premi asuransi jatuh tempo akibat melewati masa tenggang. Kedua, nilai tunai saat melakukan klaim asuransi tidak mencukupi. Oleh sebab itu, meski asuransi dikelola oleh orang-orang berpengalaman, Anda juga wajib memantau agar hal-hal yang tidak diinginkan bisa dihindari.

3. Pengajuan Klaim Lewat Dari Batas Waktu

Sama halnya dengan makanan kaleng yang memiliki masa expired, polis asuransi pun demikian. Setiap perusahaan penyedia selalu memberikan batas waktu tertentu untuk pengurusan klaim asuransi. Jika Anda melewati batas yang ditentukan, maka klaim Anda bisa ditolak oleh pihak pengelola. Biasanya, jangka waktu pengurusan asuransi jiwa mencapai 60 hari kerja. Namun, jika asuransi mobil pengelola hanya memberikan waktu yang relatif pendek, yaotu 3×24 jam sejak kejadian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *