Ketahui 3 Manfaat Biopori di Rumah Anda

Tahukah Anda apa itu lubang biopori? Biopori adalah lubang berbentuk tabung yang dibuat secara vertikal ke dalam tanah sebagai metode resapan air agar tidak menggenang dengan cara meningkatkan daya serap tanah. Metode ini pertama kali dicetuskan oleh Dr. Kamir Raziudin Barata, salah satu peneliti dari Institut Pertanian Bogor.

Metode ini juga baru diperkenalkan kepada masyarakat beberapa tahun belakangan ini. Bahkan, pemerintah mengajak masyarakat unutk membuat lubang ini sendiri di rumah mereka masing-masing, karena banyak sekali manfaat biopori yang bisa Anda rasakan. Anda bisa mendapatkan informasi di sini.

Menyuburkan tanah Anda

Ketika Anda membuat bipori, bukan berarti hanya akan dibiarkan menjadi lubang yang kosong. Anda butuh mengisinya dengan sampah organik. Nantinya, sampah ini akan mengundang zat pengurai seperti cacing tanah untuk mendekat dan mengurai tumpukan sampah di dalam lubang tersebut. Seperti yang diketahui banyak orang, cacing tanah adalah hewan yang mampu menyuburkan tanah karena kotoran mereka mengandung usur hara yang sangat kaya dan bermanfaat untuk tanah. Unsur hara sendiri merupakan gabungan dari zat-zat yang dibutuhkan oleh tanah, mulai dari fospor, nitrogen, kalium, magnesium, kalsium, dan sulfur. Nah, manfaat biopori ini yang mampu membuat rumah Anda menjadi subur dan dapat ditanami oleh tanaman apapun.

Mengurangi tumpukan sampah organik

Biopori membutuhkan sampah organik sebagai item pelengkapnya. Tanpa sampah ini, lubang tersebut tidak akan berguna. Dengan menumpuk sampah di dalam lubang ini, maka secara tidak langsung Anda telah mengurangi jumlah limbah organik yang harus terbuang sisa-sia di tempat sampah. Olahan sampahnya juga bisa menjadi pupuk organik yang bermanfaat untuk kesuburan tanah. Ini lah manfaat biopori selanjutnya. Jadi, dari pada sampah di bakar dan menyebabkan pencemaran udara, lebih baik dibuat menjadi pupuk,kan?

Salah satu cara mengurangi resiko banjir

Penemuan lubang biopori dimaksudkan untuk meningkatkan daya serap tanah terhadap air agar tidak terjadi banjir di permukaan. Dengan adanya lubang ini, tentu saja akan mengurangi resiko banjir yang biasa di alami oleh kota-kota yang minim lahan hijau sebagai penyerapan, salah satunya adalah Jakarta. Ini lah manfaat biopori yang paling diharapkan oleh para ilmuan dan pemerintah. Semakin banyak lubang yang dibuat, maka akan semakin besar juga kesempatan untuk menghentikan banjir yang sering melanda di musim penghujan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *