4 Cara Menikmati Mindfull Shopping Agar Lebih Hemat

merencanakan keuangan masa depanTerkadang, Anda tidak menyadari telah menghabiska banyak uang hanya untuk sekedar berbelanja di mall yang tidak lebih dari 4 jam. Saat berbelanja, mungkin Anda tidak menyadarinya, tapi setelah sampai di rumah dan meletakan belanjaan Anda. Lalu, Anda baru tersadar setelah melihat itu semua.

Kegiatan konsumtif ini bisa Anda hindari dengan melakukan beberapa cara, salah satunya adalah dengan menerapkan mindfull shopping. Kegiatan ini mengharuskan Anda melakukan beberapa hal yang yang akan membantu Anda melakukan penghematan. Yuk, simak bagaimana cara melakukan mindfull shopping berikut ini.

1. Buat daftar belanjaan

Tidak berbeda jauh dengan shopping pada umumnya, kegiatan mindfull shopping mengharuskan Anda membuat daftar belanjaan yang harus Anda beli. Dengan begitu, Anda tahu harus kemana saja dan barang apa saja yang boleh Anda ambil. Sehingga, tidak ada lagi alasan untuk Anda mampir-mampir ke toko di luar rencana belanja. Dengan cara itu, Anda telah membantu diri sendiri untuk melakukan penghematan.

2. Beli barang sesuai dengan warna favorit Anda

Jika sudah memiliki daftar barang yang ingin dibeli, maka Anda sudah siap untuk mendatangi mall atau toko langganan. Setelah sampai di sana, ternyata barang yang ingin Anda beli memiliki beragam model dan warna berbeda yang semuanya sangat menarik untuk dibeli. Bagaimana Anda harus menghadapinya? Cukup lakukan mindfull shopping.

Untuk menentukan barang mana yang akan di pilih, Anda bisa memilihnya sesuai warna favorit Anda. Dengan begitu, Anda akan merasa lebih puas saat berbelanja. Memiliki barang yang Anda inginkan dengan warna favorit, tentunya sangat menyenangkan bukan? Selain itu, biasanya orang akan lebih senang memiliki barang-barang dengan color pallete yang sana atau dengan warna sejenis. Kesan serasi dan cantik akan terpancar dari barang-barang tersebut.

3. Tentukan waktu belanja Anda

Jika biasanya Anda memiliki waktu yang random untuk mengunjungi mall, dengan melakukan mindfull shopping Anda muali bisa mengaturnya dengan baik. Misalnya, Anda putuskan untuk datang ke mall 3-4 minggu sekali, sekaligus melakukan belanja bulanan. Di luar dari waktu yang ditentukan, sangat dianjurkan untuk tidak mendatangi pusat perbelanjaan agar tidak mengeluarkan dana di luar dari yang direncanakan.

4. Terapkan prinsip “Shop Smart, Not Fast”

Kegiatan mindfull shopping yang paling Anda butuhkan adalah jangan terlalu cepat mengambil keputusan saat berbelanja. Pastikan Anda mendapat harga paling murah dengan kualitas produk yang baik. Untuk melakukannya, lebih baik Anda melakukan belanja secara online dibandingkan harus keliling mall agar mendapatkan harga termurah.

Setelah mendapatkan harga terbaik, pastikan barang tersebut sesuai dengan apa yang Anda butuhkan. Jika memang sudah merasa yakin dan cukup, silakan membayar produk yang Anda beli.

Uang Receh dan 4 Manfaatnya

uang recehTanpa di sadari, Anda memiliki banyak uang receh di kantung celana, tas, atau dompet Anda. Akibat nilai uangnya yang kecil, terkadang Anda menyepelekan kegunaan uang receh. Tetapi, tahukah Anda bawah uang ini memiliki banyak sekali manfaat yang tidak Anda sadari? Yuk, simak apa saja manfaat uang logam ini.

1. Tukarkan menjadi uang kertas

Sediki demi sedikit, lama-lama menjadi bukit. Mungkin ungkapan itu cocok bagi Anda yang gemar mengumpulkan uang recehan. Tanpa disadari, Anda telah mengumpulkan koin-koin ini dan pas dihitung, nominalnya sangat banyak. Dari pada Anda berbelanja membawa uang receh, sebaiknya Anda menukarkan uang ini kepada pihak lain, yaitu warung di sekitar rumah Anda.

Warung-warung yang ada di dekat rumah Anda membutuhkan uang tersebut sebagai uang kembalian kepada pembelinya. Mereka akan sangat senang menerima koin-koin yang Anda kumpulkan. Hal ini tentu saja menguntungkan dua pihak. Anda mendapatkan uang kertas yang lebih mudah dibawa,dan pihak warung mendapatkan uang untuk kembalian. Simbiosis mutualisme, kan?

2. Membuat Anda senang berdonasi

Pernahkah Anda menemukan kotak-kotak amal di pinggir jalan, warung, atau bahkan di mall? Recehan yang Anda miliki bisa Anda alokasikan untuk beramal, lho. Dari pada uang tersebut hanya ada di kantong atau tas Anda, lebih baik dikeluarkan untuk hal lebih berguna. Bukan hanya kotak amal, Anda bisa membantu orang-orang yang membutuhkan uluran tangan Anda atau kepada pak ogah di perempatan jalan.

3. Jadikan uang receh sebagai tabungan

Anda memiliki kaleng bekas susu atau bekas tempat bola tennis? Saatnya berkarya dengan menciptakan celengan handmade. Celengan tersebut bisa Anda isi dengan uang receh yang kamu miliki. Tidak perlu setiap hari, Anda bisa menabung ketika memiliki uang receh. Kalo bisa, pisahkan nominal uang agar lebih mudah saat menghitungnya. Setelah beberapa bulan atau ketika merasa bahwa celengan tersebut sudah penuh, Anda bisa membongkar hasil tabungan iseng-iseng. Mungkin saja jumlah tabungan Anda lebih banyak dari yang Anda sangka.

4. Berbelanja barang kecil

Mungkin Anda melakukan belanja bulanan di supermarket. Tetapi tidak jarang ada satu barang yang tertinggal untuk Anda beli. Alhasil, Anda harus pergi ke warung dekat rumah untuk membelinya. Nah, dari pada Anda memecahkan nominal uang yang besar untuk membeli satu atau dua barang, sebaiknya gunakan uang logam. Jangan sungkan untuk menggunakannya, karena penjaga warung akan senang menerima uang receh Anda.

Berhemat? Begini Triknya Simplenya!

merencanakan finansialPesta diskon brand favorit bikin Anda boros seketika. Meski sudah berusaha menghindar, godaan membeli barang yang sudah Anda incar sebelumnya sangat sulit untuk dilakukan. Akhirnya, Anda harus beli dan kehilangan uang Anda. Untuk mengatasi hal-hal seperti di atas, Anda bisa menggunakan tips berhemat yang akan dibahasa oleh artikel ini. Yuk, simak tipsnya!

1. Menabung terlebih dahulu, baru belanja

Jika memiliki kebiasaan menabung setelah belanja, sepertinya Anda wajib merubah pola tersebut. Tips berhemat yang benar adalah alokasikan terlebih dahulu seperempat atau setengah gaji Anda untuk menabung, baru membelanjakan sisanya. Dengan begitu, Anda akan lebih hemat dengan uang sisa yang Anda miliki.

2. Konsisten menabung

Meski sudah menyisihkan uang untuk menabung, Anda masih merasa boros? Coba perhatikan, apa Anda telah konsisten untuk menabung? Jika jawabannya tidak, maka Anda sudah tahu penyebabnya. Saat mencoba untuk berhemat dengan menabung, Anda harus konsisten menjalaninya.

3. Catat pengeluaran uang dengan detail

Tips berhemat selanjutnya ialah selalu catat pengeluaran Anda sekecil apa pun. Dengan begitu, Anda akan tahu barang atau jasa apa saja yang telah Anda bayarkan. Jika terasa sudah hampir mendekati limit, Anda bisa menghentikan beragam pengeluaran yang tidak penting agar lebih hemat.

4. Buat anggaran pengeluaran per hari

Anda pasti mengetahui seberapa banyak uang yang harus di keluarkan setiap harinya bukan? Jika tidak menentu, mungkin Anda bisa menemukan rata-rata pengeluaran Anda. Misalnya, pengeluaran Anda untuk transportasi dan makan adalah Rp 50 ribu, maka setiap harinya uang sebesar Rp 50 ribu harus cukup memenuhi kebutuhan Anda. Saat Anda harus mengeluarkan uang lebih dari itu, maka Anda sudah masuk ke dalah tahap pemborosan. Oleh sebab itu, lakukan tips berhemat dengan atur anggaran pengeluarkan anggaran harian.

5. Bawa uang secukupnya saat hangout

Hangout sama teman memang aktivitas paling menyenangkan, apa lagi jika Anda nongkrong di café atau restoran yang cozy untuk berlama-lama. Namun, hal ini bisa menjebak Anda dan berujung pada aktivitas pemborosan. Untuk itu, lakukan tips berhemat dengan cara membawa uang cash secukupnya. Tinggalkan ATM dan credit card demi kesuksesan berhemat yang Anda jalani.

4 Tips Untuk Berlibur Hemat Buat Kamu

berlibur hematSiapa yang tidak suka berlibur? Mengunjungi bangunan bersejarah di Roma, menikmati sinar matahari di kepulauan Carribean, atau berlanja sepuasnya di Hongkong. Apa pun jenis liburan yang Anda pilih, pasti menyenangkan dan mampu menghilangkan stress Anda. Di balik euphoria berlibur yang menggebu-gebu, jangan sampai lupa untuk tetap menahan diri agar tidak boros. Ini di karenakan setelah kembali dari berlibur, masih banyak kebutuhan yang harus Anda penuhi. Nah, jika ingin merasakan berlibur hemat, mungkin Anda bisa mengikuti beberapa tips di bawah ini.

1. Persiapkan liburan dengan baik

Tips liburan yang pertama adalah membeli tiket dan booking hotel jauh-jauh hari biasanya akan lebih hemat dari pada harus on the spot. Bukan hanya itu, Anda bisa mencari referensi tiket penerbangan dan hotel murah dengan kualitas yang baik. Mendatangi travel fair bisa menjadi salah satu alternatifnya. Harga tiket dan hotel di pameran tersebut biasanya akan lebih murah dibandingkan biasanya. Oleh sebab itu, rencanakan liburan Anda dengan baik dan benar.

2. Bawa uang tunai secukupnya

Semakin banyak uang yang Anda miliki, maka keinginan untuk berbelanja semakin besar. Anda akan lebih mudah untuk membeli makan dan mampir ke toko yang memiliki barang-barang unik. Tidak hanya itu, resiko menjadi korban copet tidak bisa Anda hindari. Untuk itu pastikan Anda menerapkan tips liburan hemat nomor dua yaitu selalu membawa uang tunai secukupnya. Di jamin, Anda pasti lebih tahan untuk tidak mengeluarkan uang yang dimiliki.

3. Tidak perlu belanja oleh-oleh

Setiap ada teman atau keluarga yang pergi berlibur, pasti Anda tidak segan untuk meminta oleh-oleh, kan? Padahal, membeli oleh-oleh adalah hal buruk untuk dilakukan. Pasalnya, harga souvernir khas tempat berlibur tidaklah murah. Satu buah souvenir bisa setara dengan satu porsi makanan cepat saji di Jakarta. Maka dari itu, lakukan tips berlibur hemat dengan menghindari membeli oleh-oleh yang tidak penting untuk Anda. Bagaimana jika oleh-oleh yang Anda bawa berat dan harus membayar lebih pada bagasi pesawat? Pengeluaran Anda semakin boros, kan?

4. Jangan berhutang demi liburan

Demi merasakan liburan, Anda rela meminjam uang atau menggunakan kartu kredit sebagai uang saku. Jangan pernah lakukan itu! Memang Anda memang merasa lebih terbantu dengan cash less, tapi saat tagihan keluar bulan depan, Anda akan terkejut melihat hutang yang harus Anda bayar. Untuk itu, lakukan tips hemat dalam berlibur yang terakhir yaitu menabung sebelum pergi berlibur. Selain melatih diri untuk bersabar, Anda akan berlibur hemat.

Pentingnya Manajemen Keuangan Untuk Anda

manajemen keuanganApa yang Anda rasakan ketika melihat tagihan kartu kredit Anda tiba-tiba membengkak? Atau menyadari bahwa gaji Anda habis sebelum waktunya? Sedih atau bingung? Dua hal tersebut merupakan kebiasaan buruk yang sebenarnya bisa diperbaiki bahkan dihindari. Cukup dengan belajar menajemen keuangan, Anda bisa memperbaiki keadaan ini. Simak informasi mengenai betapa pentingnya manajemen keuangan berikut ini.

1. Melatih untuk berhemat

Hilangkan tagihan membengkak pada bill Anda dengan berhemat. Nah, ini lah salah satu fungsi manajemen keuangan yang dapat Anda rasakan, yaitu membantu Anda berhemat. Godaan diskon dan promosi dari brand favorit Anda memang tidak bisa dihindari, namun sebisa mungkin Anda menahan diri untuk berhemat. Awalnya memang berat, tapi lama-kelamaan Anda akan terbiasa hidup berhemat.

2. Hidup lebih tertib dan teratur

Manajemen keuangan akan membuat hidup Anda lebih tertib dan teratur. Hal ini akan mendorong Anda untuk lebih berhemat dan bijak menghabiskan uang. Sebelum berbelanja, ada akan berpikir pikir ulang untuk mengeluarkannya. Apakah uang yang Anda keluarkan tersebut worth it untuk Anda lakukan atau tidak. Bukan hanya itu saja, jadwal kunjungan Anda ke mall pun akan diatur agar hasrat belanja Anda bisa ditahan dengan baik. Say bye to boros!

3. Memiliki perencanaan masa depan yang lebih baik

Dengan manajemen keuangan yang baik, Anda akan memiliki perencanaan masa depan yang lebih baik. Uang yang Anda hambur-hamburkan untuk berbelaja hal tidak perlu bisa Anda alokasikan untuk hal yang lebih penting, seperti tabungan jangka panjang, investasi, atau persiapan dana pensiun Anda. Meski uang Anda harus keluar dari dompet, hal tersebut akan memberikan hasil yang bisa Anda nikmati setelahnya.

4. Memiliki tabungan kejadian tak terduga

Jatuh sakit atau musibah lain tidak bisa Anda prediksi. Oleh sebab itu, manajemen keuangan dalam bentuk tabungan bisa berguna untuk kejadian tak terduga. Jika Anda jatuh sakit, biaya perawatan rumah sakit tidaklah murah, tidak mungkin Anda menggunakan semua gaji Anda untuk membayar biaya rumah sakit, kan? Dengan tabungan tak terduga, Anda bisa melunasi biaya rumah sakit tanpa takut uang Anda habis.

Tabungan Pendidikan Anak Dan Cara Mempersiapkannya

Tabungan PendidikanSekolah terbaik akan memberikan kualitas pendidikan yang baik pula untuk Anak Anda. Oleh sebab itu, pendidikan terbaik untuk anak adalah mimpi setiap orang tua. Hal ini lah yang mendorong orangtua untuk menyiapkan dana pendidikan anak sejak dini. Jika memiliki anak balita, mungkin Anda sudah bisa mulai mengumpulkan uang dalam bentuk tabungan Pendidikan mulai sekarang. Percayalah, pertumbuhan si Kecil akan sangat cepat dan tanpa terasa mereka sudah harus masuk ke sekolah. Yuk, simak cara mempersiapkan uang Pendidikan mereka di artikel berikut ini.

1. Pilih cara mengumpulkan tabungan pendidikan

Banyak sekali program yang bisa membantu Anda mengumpulkan uang untuk Pendidikan buah hati. Mulai dari dana Pendidikan, asuransi Pendidikan, investasi reksa dana, deposito, hingga emas. Anda bisa memilih sesuai dengan kebutuhan dan program mana yang lebih nyaman untuk Anda jalani. Setiap produk tabungan Pendidikan yang ada, tentu saja memiliki kelebihan dan kekurangannya, tinggal bagaimana Anda memilihnya dengan bijak.

2. Berpikir realistis

Meski mimpi Anda mengenai Pendidikan Anda sangat baik, pastikan semua itu sesuai dengan kemampuan Anda. Sebanyak apa pun dana yang Anda kumpulkan jika sesuatu yang ingin dicapai berada jauh dari kemampuan Anda, rasanya hanya akan memberatkan diri Anda sendiri.

3. Sisihkan pendapatan setiap bulan

Untuk menyukseskan misi Anda mengumpulkan uang Pendidikan untuk anak, jangan pernah lupa menyisihkan pendapatan Anda setiap bulannya. Meski sudah memiliki asuransi Pendidikan tersendiri, tidak ada salahnya menabung dana tambahan. Dana di luar asuransi bisa Anda pakai untuk banyak hal, mulai dari membeli seragam sekolah, peralatan sekolah, dan hal lainnya.

4. Kumpulkan informasi biaya sekolah

Jika Anda sudah memiliki sekolah incaran untuk sekolah anak, maka Anda akan lebih termotifasi untuk mengumpulkan tabungan Pendidikan mereka. Sebelum benar-benar memasukan buah hati Anda ke sana, kumpulkan informasi sekolah tersebut sebanyak-banyaknya, apa lagi perihal biayanya. Dengan mengetahui biaya yang diperlukan, Anda bisa mempersiapkan uang sesuai yang dibutuhkan. Jangan sampai setelah Anda mengumpulkannya begitu lama, ternyata uang Anda malah tidak cukup.

Mempersiapkan Dana Hari Tua Dengan Cerdas

Mempersiapkan DanaDi usia produktif, banyak orang yang melakukan beragam aktivitas yang mereka sukai, mulai dari berlibur, berbelanja, berolahraga, dan melalukan hobi lainnya. Namun, tekadang mereka lupa untuk memikirkan bagaimana masa depan mereka. Seharusnya, di usia produktif, Anda bisa mempersiapkan dana untuk hari tua yang nyaman dan tentram. Anda tidak perlu khwatir, karena belum terlambat untuk memulainya sekarang. Yuk, lakukan cara jitu mempersiapkan dana masa depan Anda berikut ini.

1. Ketahui berapa jumlah dana yang diperlukan

Anda pasti tahu berapa banyak uang yang dibutuhkan setiap bulannya. Dengan menghitung jumlah belanja bulanan, biaya listrik, biaya air, dan biaya sewa lainnya secara mendetail, maka Anda akan tahu berapa banyak uang yang dibutuhkan untuk mempersiapkan kebutuhan pensiun Anda. Cukup totalkan hasil hitungan Anda dan kalikan selama 20 tahun. Tadaaa, Anda mendapatkan jumlah dana yang dibutuhkan untuk masa tua!

2. Ketahui cara mempersiapkan dana Anda

Banyak acara yang bisa Anda lakukan untuk mempersiapkan dana untuk masa tua, yaitu dengan berinvestasi, menabung, atau melalui asuransi. Anda bisa memilihnya sesuai dengan kebutuhan dan minat Anda. Biasanya, asuransi khusus dana pensiun akan lebih banyak memberikan keuntungan lebih untuk Anda. Tetapi, mencoba investasi emas batangan, reksa dana, atau saham juga tidak ada ruginya. Semakin banyak cara Anda mempersiapkan dana, maka akan semakin baik, kan?

3. Hitung jumlah yang harus di investasikan

Sebelum memilih investasi dana, sebaiknya Anda menghitung terlebih dahulu jumlah yang harus dan bisa Anda investasikan. Hindari investasi berlebih yang akan menyulitkan hidup Anda, tapi pastikan cukup untuk mempersiapkan keuangan pensiun. Pilih investasi sesuai dengan kemampuan Anda. Meski pepatah bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian selalu berlaku, tentu saja Anda tidak mau hidup susah saat ini dan bersenang-senang di usia non-produktif, kan? Keseimbangan itu perlu.

4. Cermat dalam memilih produk investasi

Banyaknya tempat yang bisa dijadikan sarana mempersiapkan finansial hari tua tak jarang membuat Anda bingung untuk memilih mana yang terbaik. Tidak perlu pusing, cukup ­list apa saja yang Anda butuhkan, setelah selesai Anda akan mengetahui produk mana yang Anda butuhkan. Jika Anda ingin kesehatan terjamin, memilih produk asuransi bisa menjadi pilihan terbaik. Tetapi, jika ingin keuntungan yang lebih, investasi di reksa dana, saham, atau emas batangan adalah pilihan yang tepat.