Hindari Kesalahan Ini Saat Membuat Perencanaan Biaya Pensiun

biaya pensiunDalam merencanakan biaya pensiun, Anda juga harus memperhatikan beberapa hal. Banyak orang tidak menyadari keselahan yang sebenarnya cukup merugikan. Jangan sampai terlambat menyadarinya dan lebih bijaklah dalam mengambil keputusan. Salah satu langkah yang harus dilakukan adalah merencanakannya untuk waktu jangka panjang. Mempersiapkan biaya pensiun tidak bisa instan karena memerlukan waktu hingga belasan tahun dan dana yang tidak sedikit.

Pastikan semua sudah Anda persiapkan sebagai dana hari tua mulai dari usia muda. Dengan memikirkan dan memulainya dari sekarang tentu akan sangat membantu dikemudian hari. Manfaatkan beberapa aplikasi melalui smartphone Anda dalam membantu mengatur keuangan Anda. Dengan begitu Anda akan semakin berhati-hati terhadap kesalahan seperti berikut ini.

1. Memperkirakan Biaya Kesehatan yang Terlalu Rendah

Memasuki masa pensiun, ada biaya yang meningkat dan ada pula yang berkurang. Biaya kesehatan setiap tahun akan selalu naik, sepeti membeli vitamin, obat, pemeriksaan rutin ke dokter, cek darah, check up kondisi tubuh, dan masih banyak lainnya. Sudah menjadi sebuah pengetahuan umum bagi kita dalam biaya kesehatan di Indonesia tidak murah. Maka perlu adanya pertimbangan bersama keluarha untuk menggunakan asuransi kesehatan. Bisa melalui perusahaan swasta atau BPJS Kesehatan karena bisa mempersiapkan jumlah dananya secara relevan.

2. Menabung & Berinvestasi Tanpa Mengetahui Jumlah yang Dibutuhkan saat Pensiun Nanti

Kesalahan selanjutnya adalah banyaknya orang yang sudah menabung dan berinvestasi tetapi tidak mengetahui jumlah yang sebenarnya dibutuhkan. Tanpa adanya tujuan dari apa yang sudah Anda sedang lakukan maka sia-sia. Ingat beberapa hal penting seperti adanya faktor inflasi atau kenaikan harga yang bisa menjadi sebuah masalah baru. Jika melakukan investasi, berapa jumlah yang harus Anda setorkan tiap bulannya? Serta berapa target yang ingin Anda raih dari investasi tersebut. Jika semua pertanyaan dasar tersebut tidak memiliki jawaban pasti dan jelas maka perencanaan biaya pensiun Anda akan berantakan.

3. Tidak Melakukan Review atau Memperbarui Rencana

Setelah melakukan sesuatu perlu adanya sebuah review dan mengecek kembali rencana keuangan yang sudah Anda buat. Gaya hidup seseorang bisa berubah, entah akan naik jabatan dan penghasilan tambahan yang naik atau hal-hal bahagia lainnya sehingga memerlukan pengeluaran lebih banyak. Dengan melakukan review dan memperbaharui rencana Anda maka akan mudah menjalani segala aktivitas dikemudian hari karena Anda sudah terlatih.

4. Tidak Membuat Anggaran dengan Benar

Tidak mempersiapkan anggaran dengan benar adalah kesalahan fatal selanjutnya yang harus bisa Anda hindari. Biaya pensiun juga membutuhkan kesiapan Anda memilih dan mengatur anggaran yang harus digunakan seperti untuk berlibur, membayar pendidikan anak dan kebutuhan lainnya. Ketika membuat dan merencanakannya masukkan anggaran sebagai pengeluaran tambahan.

Cara Pensiun Dini dengan Kerja Sampingan

cara pensiun diniUntuk mendapatkan penghasilan memang butuh perjuangan. Banyak cara untuk bisa mengumpulkan uang demi masa depan Anda. Pernah mencoba pendapatan pasif? Dengan pendapatan tersebut sebagai cara memperoleh penghasilan tambahan. Bisa dilakukan sesuai dengan kemampuan waktu luang Anda sehingga mengurangi jumlah jam kerja setiap minggu. Mulailah dengan membuat perencanaan yang matang, dan cara ini bisa menjadi jalan Anda cara pensiun dini. Beberapa cara seperti melakukan investasi saham, menjual informasi dan lain-lain. Lalu, bagaimana cara Anda bisa menemukannya? Perhatikan caranya berikut ini.

1. Temukan keahlian Anda

Apa yang selama ini menjadi sebuah kelebihan atau kekuatan yang ada dalam diri Anda? Beberapa orang mungkin sangat pandai melihat peluang investasi, ada juga yang memiliki kemampuan di bidang seni. Seni dalam banyak hal mulai dari menulis, melukis, menyanyi dan masih banyak lagi. Ada juga yang memiliki keahlian dan pengetahuan hingga bermanfaat dalam membantu orang lain. Setelah mengetahui keahlian dalam diri Anda, coba gabungkan dengan minat dan kreativitas untuk menghasilkan uang. Seperti halnya para pelaku saham yang mampu menyapu bersih pasar, para penulis yang bisa menjual buku-buku mereka dan lain-lain. Jangan terpaku pada satu hal karena sebenarnya banyak cara dan kesempatan untuk Anda sebagai cara pensiun dini.

2. Tentukan sasaran keuangan

Seberapa besar keinginan dan usaha Anda dalam menggapai impian Anda. Lakukan pertimbangan pada beberapa hal seperti beban hidup, biaya gaya hidup dan lain-lain. Hal itu agar mempermudah Anda berapa jumlah uang yang harus disediakan dan diperoleh setiap tahunnya. Tergantung dari penghasilan pasif yang Anda ambil apakah akan memakan waktu berjam-jam dalam sehari. Untuk itu harus menghasilkan banyak uang sesuai kebutuhan Anda.

3. Buat komitmen

Komitmen sangat penting dalam diri seseorang. Tanpa adanya disiplin dan komitmen akan menyulitkan Anda mengumpulkan pundi-pundi pemasukan. Komitmen dalam mengontol pengeluaran dan menabung sebanyak mungkin agar bisa mengumpulkan modal. Biarkan tabungan menjadi sebuah tabungan, jangan pernah berpikir bisa menggunakan tabungan dengan mudah. Bisa melakukan investasi demi tidak tergoda untuk menghabiskannya. Dedikasikan diri Anda setiap hari agar aliran pemasukan pasif dapat berjalan sesuai rencana.

Bisnis Ini Cocok untuk Mengisi Masa Pensiun

masa pensiunMemulai diri melakukan bisnis sampingan akan mempermudah Anda serta mengurangi masalah finansial pada masa pensiun. Bisnis tambahan tersebut tidak terlalu membutuhkan waktu dan tenaga. Ada banyak bisnis yang bisa Anda pertimbangan demi mengisi waktu Anda agar lebih berguna. Simak beberapa bisnis berikut ini.

1. Toko Keperluan Sehari-hari (Kelontong)

Bisnis membuka toko keperluan atau kebutuhan sehari-hari bisa sangat menguntungkan. Cocok untuk mengisi masa pensiun Anda terlebih jika memiliki rumah yang strategis. Mudah dijalankan sendiri dan memiliki risiko kecil dalam hal kerugian. Mulailah dengan menjual kebutuhan pokok seperti sembako dan kemudian perlahan menambah jenis barang yang dijual. Tempat strategis seperti dekat dengan perumahan, jalan raya, kos-kosan dan lain-lain.

2. Tempat Kos-kosan

Membuka bisnis sampingan untuk masa pensiun selanjutnya adalah tempat kos-kosan. Tidak terlalu berat, bisa dilakukan sendiri, dan bisa dibarengi dengan bisnis lainnya pada tempat tersebut. Memang membutuhkan modal cukup besar, tetapi usahakan menabung secara rutin saat Anda masih memiliki pekerjaan tetap. Dengan adanya prospek yang cukup baik terutama saat tempat berada dekat kampus atau sekolah SMA. Biasanya para pendatang akan membutuhkan tempat kos.

3. Jualan Pulsa

Jenis bisnis sederhana ini memerlukan modal sesuai dengan kondisi keuangan Anda. Jika belum memiliki modal membuka sebuah counter sendiri, bisa dengan handphone pribadi Anda di rumah. Tetapi jika modal sudah terkumpul bisa dengan membuka counter yang tidak hanya menjual pulsa tetapi perlengkapan aksesoris handphone, kartu perdana dan sebagainya.

4. Sarana Transportasi

Transportasi merupakn satu-satunya alat atau jasa yang dibutuhkan setiap tahun. Membuka bisnis jasa penyedia transportasi adalah pilijan tepat dan menjanjikan dalam penghasilan dalam masa pensiun Anda. Seperti jasa antar-jemput sekolah, penyewaan mobil, motor, sepeda hingga bus jika Anda memiliki modal membelinya. Lebih menguntungkan jika rumah Anda kawasan wisata, di mana banyak orang yang tidak membawa kendaraan pribadi yang membutuhkan transportasi mudah untuk disewa.

5. Rental (Persewaan)

Rental persewaan juga merupakan salah satu hal yang menguntungkan. Memiliki pelanggan yang jelas dan bisa dipercaya, barang tidak hilang tetapi Anda mendapatkan penghasilan. Jika sekiranya barang di rumah jarang terpakai, mengapa tidak coba Anda sewakan? Seperti kendaraan Anda, AC, genset, kamera, dan lain-lain. Semakin meningkatnya jumlah penduduk, tidak semua masyarakat memiliki peralatan yang lengkap, sehingga sebagian dari mereka memilih untuk menyewa. Dengan harga murah bisa digunakan sesuai waktu yang dibutuhkan. Usahakan sebelum melakukan transaksi penyewaan, minta jaminan berupa surat penting pelanggan Anda agar barang yang disewakan tidak dibawa kabur.

Ternyata Jenis Dana Pensiun Memiliki banyak Manfaat

jenis dana pensiunSelama ini Anda mengharapkan uang pensiun yang bisa didapatkan setelah bekerja sepenuh hati. Tetapi apakah Anda sudah mengetahui manfaat sebenarnya dari jenis dana pensiun? Dana atau biaya sama saja dengan uang kontan dan sebagai bentuk yang paling mudah digunakan dalam menyarakan nilai ekonomis. Dana atau uang tersebut bisa segera diubah dalam bentuk barang dan jasa. Pensiun sendiri merupakan hak seseorang untuk memperoleh penghasilan saat memasuki usia pensiun sesuai dengan perjanjian yang sudah ditetapkan.

Manfaat pensiun dapat diperoleh oleh peserta pensiun, entah dalam bentuk pembayaran rutin, akses mendapatkan fasilitas tertentu, tunjangan kesehatan dan lain sebagainya. Jenis dana pensiun diberikan kepada seseorang yang telah pensiun berdasarkan pekerjaan orang itu. Sehingga dari badan hukum yang sudah menyediakan dan mengelola program ini untuk memenuhi janji manfaat pensiun untuk siapapun. Berikut manfaat yang bisa Anda dapatkan.

1. Pensiun Normal

Terdapat manfaat dari pensiun ini bagi peserta akan mulai dibayarkan pada saat peserta yang terdaftar dalam program pensiun telah mencapai usia pensiun normal atau sesudahnya.

2. Pensiun Dipercepat

Manfaat ini bisa dirasakan bagi peserta yang sudah dibayarkan bila peserta pada usia tertentu sebelum usia dari pensiun normal.

3. Pensiun Ditunda

Selanjutnya akan didapatkan untuk peserta yang dimulai sejak tanggal pensiun sebelumnya (normal). Sehingga karyawan akan mendapatkan penghasilan dari dua sumber yaitu pensiun dan gaji.

4. Pensiun Cacat

Akan dibayarkan bila peserta mengalami atau menderita cacat. Berdasarkan peraturan dana masa tua atau pensiun yang tercantum dalam UU No. 12 Tahun 1992 pasal 19 menyatakan bahwa setiap karyawan yang memenuhi syarat kepersetaan dalam biaya pensiun yang didirikan pemberi kerja berhak menjadi peserta, apabila telah berusia setidak-tidaknya 18 tahun atau telah kawin dan memiliki masa kerja sekurang-kurangnya 1 tahun pada pendiri atau mitra pendiri.

Jadi ketika seseorang sudah pensiun, makan mereka berhak memperoleh penghasilan bekerja sekian tahun lamanya jika telah memasuki usia pensiun. Penghasilan ini biasanya berupa uang yang dapat diambil setiap bulannya atau diambil sekaligus pada saat seseorang memasuki masa pensiun. Hal tersebut tergantung dari kebijakan yang terdapat dalam suatu instansi atau perusahaan.

Mulai Pensiun Dini dengan Cara Mudah Ini

pensiun diniBanyaknya bermunculan para entrepreneur bisa Anda jadikan contoh untuk menjadi pensiun dini mulai dari umur 30an. Strategi yang dilakukan oleh para kaum muda bisa menjadi sebuah pelajaran baik bagi siapapun yang ingin memulainya. Namun sebagian orang masih ragu bagaimana cara memulainya, karena sebenarnya Anda bisa mulai tanpa menunggu hingga usia tua. Berikut cara yang bisa Anda lakukan.

1. Mengatur Keuangan Anda dan Pasangan

Saat sudah berkeluarga pasti sebagian orang mulai memiliki masalah dalam keuangan. Dari keuangan Anda dan pasangan harus bisa dikontrol karena untuk memenuhi kebutuhan bersama. Sudah bukan saatnya Anda masih melakukan pemborosan karena dengan tidak melakukannya maka uang akan tetap terjaga. Coba berikan kebebasan saling berpendapat antar satu dengan lainnya.

Anggaran yang sudah Anda atur demi kepentingan hidup bersama dan bisa mulai merencanakan pensiun dini. Dengan pengeluaran yang lebih bermutu untuk hal-hal yang lebih bermanfaat, impian memiliki kehidupan yang sejahtera akan tercapai. Jika tidak bisa melakukan secara manual, bisa dengan berbagai macam aplikasi melalui smartphone Anda.

2. Utamakan Menabung

Pensiun dini bermula dengan mengutamakan dalam hal menabung. Meminimalkan pengeluaran dengan berbagai cara sehingga hasil yang ditabung bisa dirasakan. Dengan memprioritaskan untuk menabung maka akan mudah menciptakan impian masa depan bersama pasangan. Saat ini karena sudah adanya terknologi yang semakin canggih sudah ada banyak aplikasi auto debet setiap bulan. Aplikasi tersebut akan secara otomatis memisahkan pemasukan Anda untuk ditabung.

3. Tentukan Tujuan Secara Jelas

Apa yang sebenarnya ingin Anda capai dalam kehidupan Anda? Buatlah secara rinci kejelasan dalam tujuan bagi kehidupan Anda. Kesuksesan akan terhambat karena Anda tidak bisa membuat tujuan dengan jelas. Ukurlah kemampuan Anda bersama dalam meraih mimpi-mimpi tersebut. Jadikan mimpi-mimpi tersebut sebagai sebuah “goals” atau hadiah yang pantas Anda dapatkan agar selalu termotivasi. Tetapi masih banyak yang belum mengetahui tujuannya dengan jelas.

Mulailah beberapa pertanyaan ini, berapa penghasilan Anda setiap bulan? Berapa persen yang harus Anda persiapkan untuk kebutuhan sehari-hari? Berapa yang akan Anda tabung dan investasikan? Ciptakan solusi dalam setiap masalah yang sedang dihadapi agar Anda maupun pasangan bisa pensiun dini mulai sekarang.

4. Mencari Tempat Tinggal yang Lebih Terjangkau

Beberapa orang beranggapan bahwa rumah yang Anda beli dan bertujuan untuk diinvestasikan tidak bisa disebut investasi. Sebab pada dasarnya investasi membutuhkan aset untuk menghasilkan arus kas Anda. Rumah yang Anda gunakan justru tetap harus membayar cicilan tanpa mendapatkan pemasukan. Sangat disayangkan jika Anda memilih membeli rumah mewah tetapi digunakan sebagai tempat tinggal, karena justru sebaiknya aset tersebut dijaga dan kemudian bisa disewakan.

Hindari rasa gengsi karena tinggal di tempat sederhana dengan harga lebih murah. Jika memang itu terbaik dan memadai bagi keluarga maka lakukanlah. Perhatikan kembali mana kebutuhan utama Anda selama Anda menjalaninya dengan nyaman bukan menjadi sebuah masalah besar jika memilih rumah sederhana untuk tinggal.

5 Bank Ini Bisa Memberikan Pinjaman Pensiunan

pinjaman pensiunanBanyaknya pilihan bank yang memberikan banyak program dan manfaat yang bisa Anda rasakan. Terlebih beberapa bank memberikan pinjaman pensiunan dengan syarat agunan. Tetapi jika tidak memiliki barang untuk diagunkan gunakan Surat Keputusan (SK). Terutama bagi Anda sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), pegawai BUMN atau anggota TNI/Polri dapat menjamin SK pegawai untuk melakukan pinjaman. Layanan ini sangat berguna seperti membeli/merenovasi rumah, modal usaha, pengobatan dan lain-lain. Berikut beberapa bank yang menyediakan layanan Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) dengan syarat agunan SK.

1. Bank BCA

Bank BCA memberikan layanan KPR dengan syarat mudah, angsuran ringan dan bisa melunasi lebih awal dan tidak terkena pinalti. Bisa melakukan pinjaman pensiunan hingga Rp 5 miliar dan tenor sampai 20 tahun. Syaratnya menlampirkan fotokopi SK Pengangkatan Pegawai Tetap. Selain itu, ada KPA layanan yang memberikan tempat tinggal di apartemen dengan lokasi straegis serta nyaman. Jika menggunakan KPR Xtra dari BCA, Anda bisa melakukan top up pinjaman dan suku bunga secara kompetitif

2. Bank BTN

Bank BTN memberikan KPR Kredit Griya Utama sebagai fasilitas berbagai keperluan pembelian rumah baru, second maupun take over. Proses yang mudah dan proses yang cepat, Anda hanya perlu melampirkan agunan fotokopi SK Pengangkatan Pegawai Tetap. Dengan begitu, Anda bia mengajukan pinjaman pensiunan hingga lebih dari 350 juta rupiah dengan tenor sampai 25 tahun. Selain itu adanya produk Kredit Ringan Batara Non Payroll untuk mendapatkan pinjaman hingga 150 juta rupiah dan tenor sampai 5 tahun dengan cicilan ringan. Dengan program Kredit Ringan Pensiun pinjaman mencapai Rp 100 juta.

3. CIMB Niaga

Dengan bank CIMB Niaga, memiliki program KPR Xtra Solusi. Anda bisa mendapatkan solusi karena memiliki bunga terendah. Siapkan lampiran berupa surat asli SK sebagai bukti pengangkatan pegawai. Peminjaman pensiunan bisa menyentuh angka Rp 100 juta dan tenor 20 tahun.

4. Bank BRI

Layanan selanjutnya dari bank BRI adalah KPR proses cepat dengan biaya kredit ringan. Selain itu DP mulai dari 10% untuk bisa pinjam hingga Rp 5 miliar. Tenor yang harus dijalani selama 20 tahun dan berikan SK sama seperti pada bank lain.

5. Bank DKI

Adanya produk Kredit Multiguna untuk Anda sebagai pegawai pemerintah pusat, Pemprov DKI Jakarta dan pegawai swasta. Menawarkan hingga Rp 300 juta dengan tenor 5 tahun dan gunakanlah lampiran SK pada umumnya. Bagaimana? Kira-kira Anda tertarik menggunakan pelayan dari bank apa?

Fungsi Dana Pensiun untuk Masa Depan Anda

fungsi dana pensiunMewujudkan impian untuk memiliki kehidupan di masa tua yang indah memang tidak mudah. Banyak orang berusaha untuk meningkatkan penghasilannya agar dapat menginvestasikan atau menyisihkannya demi menunjang masa depan yang diinginkan. Berbagai cara dilakukan setiap individu dalam menghadapi masa yang akan datang salah satunya dengan biaya khusus pensiun. Untuk mendapatkan keinginan tersebut sebaiknya Anda dan keluarga memahami fungsi dana ini secara baik. Dalam mempermudah perencanaan seputar biaya pensiun seperti berapa lama masa pensiun yang harus dipersiapkan? Untuk lebih jelasnya perhatikan hal berikut ini.

1. Jenis Program Biaya Pensiun

Sebelum menyasar inti dari fungsi yang ingin Anda ketahui, ada 2 jenis program yang pada umumnya biasa digunakan oleh perusahaan.

a. Program Pensiun Manfaat Pasti (Defined Benefit Plan)

Memberikan formula tertuntu atas manfaat yang akan diterima saat mencapai usia pensiun. Program ini merupakan program yang memiliki manfaat besar untuk peserta. Pengakuan masa kerja dari karyawan oleh pemberi kerja dihitung berdasarkan rumus aktuaria tertentu. Program pensiun manfaat pasti akan menarik karena diharapkan dapat memenuhi kebutuhan hidup peserta.

b. Program Pensiun Iuran Pasti (Defined Contribution Plan)

Program iuran pasti adalah penetapan besarnya iuran karyawan dan perusahaan pemberi kerja. Manfaat yang diterima karyawan dihitung berdasarkan akumulasi iuran ditambahkan dengan hasil pengembangan atau investasi. Program dan pensiun dilakukan dengan cara peserta menyetorkan sejumlah uang ke dalam dana khusus pensiun dan iuran beserta hasil pengembangannya. Akan digunakan sebagai manfaat pensiun jika peserta telah mencapai usia yang ditentukan.

2. Fungsi Dana Pensiun

Ada beberapa kategori yang harus dipahami terlebih dahulu. Terbagi menjadi fungsi asuransi, fungsi tabungan, dan fungsi pensiun. Dalam fungsi asuransi sebagai penyelenggara program untuk landasan kebersamaan seperti pada program asuransi. Selanjutnya ada fungsi tabungan dalam bentuk program yang betugas untuk mengumpulkan serta mengembangkan dana. Dana tersebut terakumulasi dari iuran peserta. Terakhir, untuk fungsi pensiun Anda sebagai peserta akan mendapatkan kelangsungan pendapatan dalam bentuk pembayaran secara berskala setelah memasuki masa pensiun.

3. Tujuan Dana Pensiun

Untuk lebih spesifik dan mengetahui detail dari fungsi dana pensiun ini, para penerima dana memiliki tujuan yang berbeda. Tujuan bagi pemberi kerja adalah memberikan penghargaan kepada para karyawan yang sudah lama mengabdi bagi perusahaan. Sehingga pada kehidupan pensiun datang karyawan sudah mendapat jaminan. Karyawan akan merasa lebih aman, meningkatkan kerja serta memotivasi mereka menjadi lebih baik. Hal paling penting yaitu meningkatkan citra perusahaan di mata masyarakat.

Tujuan lain adalah untuk setiap karyawan akan memperoleh kepastian penghasilan masa yang akan datang dan sesudah masa pensiun. Sehingga adanya rasa aman dan meningkatkan motivasi dalam bekerja. Dan terakhir bagi lembaga pengelola yaitu mengelola dana agar mendapat keuntungan karena iuran bisa dimasukkan dalam kegiatan investasi. Selain itu membantu menyelenggarakan program pemerintah.