Yuk, Selamatkan Dunia Dengan Cara Berikut

Fenomena global warming yang sedang terjadi pada bumi saat ini, secara tidak langsung merupakan campur tangan manusia. Polusi udara yang diciptakan manusia dari asap kendaraan bermotor, pembakaran hutan dan sampah, hingga asap industri merupakan beberapa faktor yang membuat lubang ozon menjadi bolong. Sehingga, cahaya matahari secara langsung tanpa adanya flllter yang melindungi. Hal ini menyebabkan pencairan kutub utara dan selatan, hingga beberapa bencana alam lainnya. Oleh sebab itu, untuk memperbaikinya Anda dapat melakukan beberapa hal. Di bawah ini ada beberapa cara yang mampu dilakukan untuk selamatkan dunia.

Buat sampah organik menjadi pupuk

Seperti yang dicanangkan oleh para aktivis lingkungan, “lakukan 3R, reuse, reuduce, dan recyle.”. Dengan melakukan ketiganya, Anda telah berkontribusi untuk merawat dan memperbaiki keadaan bumi. Salah satu cara yang paling sederhana dan bisa Anda lakukan di rumah untuk selamatkan dunia adalah dengan mengubah sampah organik sisa makanan dan minuman menjadi pupuk organik. Nantinya, pupuk ini bisa Anda manfaatkan sebagai penyubur tanaman di halaman rumah, bahkan Anda bisa menjualnya kembali kepada orang lain.

Beralihlah ke shopping bag

Dibandingkan pria, wanita lebih suka berbelanja keliling mall atau bahkan pasar. Tetapi, banyak dari mereka yang masih memanfaatkan kantung plastik sebagai tas belanja. Padahal, kantung berbahan plastik ini menjadi salah satu pencetus pencemaran tanah, karena plastik membutuhkan waktu yang sangat lama untuk diurai oleh tanah. Oleh karena itu, mulai saat ini beralihlah ke shopping bag yang dapat digunakan berkali-kali tanpa takut mencemari lingkungan. Anda bisa menggunakan tas belanja berbahan kain yang dapat dibeli diberbagai toko. Maka, secara tidak langsung Anda ikut berperan untuk melakukan aksi selamatkan dunia.

Mulai naik kendaraan umum

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, asap kendaraan bermotor merupakan faktor terbesar yang membuat ozon bumi berlubang. Sekarang, Anda pun bisa melihat betapa macetnya jalanan di kota-kota besar Indonesia akibat terlalu banyak mobil dan motor  berlalu lalang di jalanan yang tidak pernah bertambah. Akhirnya, asap ribuan kendaraan ini naik ke udara dan menyebabkan reaksi negatif pada ozon. Oleh karena itu, mulai sekarang sebisa mungkin hindari penggunaan kendaraan pribadi sehari-hati. Jika Anda membutuhkan transportasi untuk ke sekolah, pemerintah telah menyediakan ratusan bis sekolah yang bisa dinaiki gratis oleh para siswa, mulai dari SD hingga SMA. Sementara, untuk Anda yang ingin berangkat ke kantor atau kuliah, maka bisa menggunakan kendaraan umum yang telah disediakan pemerintah seperi Transjakarta dan Commuter Line. Dengan begitu, Anda bisa selamatkan dunia dan bumi dengan mengurangi polusinya.

Itulah beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk selamatkan dunia yang menjadi tempat tinggal Anda saat ini. Sekecil apapun hal yang Anda lakukan untuk bumi, dampaknya akan sangat besar untuk orang banyak. Karenanya, mulailah peduli pada lingkungan sekitar Anda untuk lingkungan hidup yang lebih baik.

Tips Membuat Kertas Daur Ulang

Apakah Anda pernah berpikir dengan kira-kira apa yang terjadi pada kertas yang Anda buang di tempat sampah? Faktanya, kertas-kertas tersebut hanya akan tergeletak dan menunggu proses penguraian berlangsung. Meski masuk ke dalam katergori benda yang mudah terurai, zat kimia pada tinta kertas bekas majalan, koran, dan buku bisa membahayakan keadaan tanagh, bahkan dapat menyebabkan pencemaran tanah. Oleh sebab itu, banyak orang yang melakukan daur ulang pada kertas bekas menjadi kertas baru. Caranya pun tidak sulit, Anda bisa membuatnya sendiri di rumah. Berikut tata cara memproduksi kertas daur ulang.

Siapkan kertas

Untuk memproduksi kertas daur ulang, maka bahan utama yang diperlukan adalah sekumpulan kertas bekas dari berbagai sumber, mulai dari koran, majalah, buku, hingga bungkus produk. Setelah bahan baku terkumpul, Anda bisa memotong-motong kertas menjadi lebih kecil agar mudah melewati proses selanjutnya, yaitu proses penghalusan kertas mejadi bubur.

Haluskan kertas

Untuk menghancurkan kertas yang telah dipotong-potong sebelumnya sangatlah mudah. Pertama dengan cara merendam kertas ke dalam air panas. Pastikan semua kertas di dalam wadah tersebut terendam dengan air. Selanjutnya, Anda hanya perlu mendiamkan kertas hingga menjadi bubur. Setelah melunak dan nampak seperti bubur, Anda pelu menghaluskannya kembali dengan cara di blender. Pastikan kertas tersebut benar-benar halus seperti bubur. Jangan lupa capurkan sedikit tepung meizena untuk membuat teksturnya lebih kental dan lengket.

Saring bubur kertas

Ketika memasuki proses ini, maka Anda membutuhkan kain kasa atau jaring kawat halus yang akan digunakan sebagai penyaring bubur kertas. Proses ini benar-benar harus dilakukan dengan teliti dan hati-hati jika Anda ingin membuat kertas daur ulang dengan kualitas yang baik. Untuk membuat bentuknya rapih, mungkin Anda dapat menyiapkan cetakan kertas atau memanfaatkan loyang kue yang berbentuk kotak.

Lakukan pengepresan

Kertas yang telah Anda saring masih memiliki kandungan air yang sangat banyak. Untuk membuatnya cepat kering, maka Anda harus menghilangkan air tersebut. Caranya adalah dengan melakukan pengepresan pada adonan tersebut. Anda bisa melapisi bubur kertas dengan kain tipis, selanjutnya tekan secara perlahan-lahan hingga airnya keluar dan menjadi kering. Setelah kering, Anda dapat melepas kain kasa. Setelah itu, jemur kertas daur ulang tersebut hingga kering.

Demikianlah cara kertas daur ulang dibuat. Sangat mudah bukan? Oleh sebab itu, jangan lupa untuk mempraktekannya di rumah bersama dengan keluarga. Selain bisa menjadi aktivitas edukasi menyenangkan di akhir pekan, Anda juga telah membantu mengurangi sampai kertas, lho.

Yuk, Kurangi Sampah Plastik!

Sampah telah menjadi masalah bagi semua orang. Sekarang saja, beberapa penampungan sampah akhir seperi Bantar Gebang sudah kewalahan menerima puluhan ton sampah rumah tangga dan industri setiap harinya. Dari sekian banyak sampah yang dibuang, hampir setengahnya didominasi oleh sampah plastik. Hal ini tentu saja tidak bisa dibiarkan begitu saja, Anda dan orang lain harus mengubah kebiasaan demi menyelamatkan bumi ini. Nah, di bawah ini ada beberapa cara tepat untuk mengurangi sampah plastik. Yuk, simak informasi selengkapnya.

Kemas makanan dengan wadah reusable

Banyak sekali produk makanan dan minuman yang dibungkus dengan menggunakan plastik. Hal ini juga berbanding lurus dengan jumlah makanan yang dikonsumsi oleh konsumen. Akibatnya, sampah plastik semakin hari semakin menumpuk. Oleh sebab itu, Anda bisa membantu mengurangi sampah dari plastik dengan menggunakan wadah makanan yang reusable atau bisa dipakai berulang kali. Ketika Anda membeli makan siang di restoran atau rumah makan, mungkin Anda bisa membawa wadah sendiri sebagai pembungkus makanan dibandingkan harus menggunakan plastik dan beragam bungkusan yang disediakan oleh pihak penjual. Dengan begitu, Anda telah berhasil mengurangi sedikit sampah untuk bumi.

Bawa tas belanja Anda sendiri

Setelah pembungkus makanan dan minuman, sumber sampah plastik paling banyak selanjutnya adalah kantung plastik atau kresek. Di Indonesia, banyak sekali warung hingga supermarket yang menggunakan kantung plastik sebagai tas belanja. Padahal, sampah ini adalah jenis sampah yang paling sulit diurai oleh zat pengurai yang ada di tanah. Oleh karena itu, selalu bawa tas Anda sendiri dari rumah. Sekarang, tidak sulit kok untuk menemukan tas berbelanja yang bisa berkali-kali dipakai, bahkan supermarket pun menyediakannya sehingga Anda dengan mudah membelinya. Dengan begitu, Anda telah ikut andil untuk menyelematakan bumi.

Gunakan tumbler minuman sendiri

Satu lagi cara sederhana yang bisa Anda lakukan untuk menghemat sampah plastik, yaitu dengan membawa tumbler atau tempat minum sendiri. Hampir semua produk air mineral dibungkus dengan kemasan botol plastik. Jadi, bisa dibayangkan semakin banyak Anda minum air mineral dalam kemasan, maka akan semakin banyak sampah plastik yang berhasil Anda sumbangkan. Dengan mambawa tempat minum sendiri, Anda telah mengurangi intensias sampah dari botol minuman.

5 Cara Melakukan Daur Ulang

Ketika mendengar kata “daur ulang”, maka orang akan berpikir untuk mendaur ulang bahan-bahan seperti alumunium, kaleng, botol air minum, dan kantung plastik. Nyatanya, Anda bisa melakukan daur ulang pada barang-barang lain, selain yang disebutkan sebelumnya. Untuk mendapatkan informasi apa saja barang yang bisa digunakan kembali, maka Anda harus membaca artikel ini sampai dengan selesai. Berikut informasinya.

Makanan

Saat ada makanan sisa di rumah, apa yang akan Anda lakukan dengan makanan tersebut? Apakah Anda membuangnya begitu saja ke tempat sampah? Dari pada membusuk sia-sia, lebih baik Anda melakukan daur ulang pada makanan sisa. Pasalnya, sisa makanan tersebut bisa dijadikan bahan baku pupuk kompos yang berguna untuk tanaman. Cukup endapkan sisa-sisa makanan hingga berubah menjadi kompos dan taburkan di tanaman kesayangan Anda.

Majalan dan Buku

Meski kertas merupakan benda yang mudah terurai di tanah, tinta-tinta yang menempel di sana bisa merusak keadaan tanah akibat zat kimia di dalamnya. Oleh sebab itu, sebisa mungkin Anda melakukan daur ulang kepada benda-benda tersebut. Caranya, Anda dapat menyumbangkan majalah dan buku yang sudah tidak lagi terpakai ke perpustakaan atau kegiatan sosial yang membutuhkan buku sebagai bahan sumbangan. Dengan apa yang Anda lakukan tersebut membuat buku dan majalah tersebut tidak terbuang dengan sia-sia.

Baterai

Baterai memang bukan benda sekali pakai, Anda dapat menggunakan baterai dalam jangka waktu tertentu sesuai dengan pemakaian. Tetapi, ketika benda tersebut tidak berfungsi lagi, ada baiknya Anda tidak begitu saja membuangnya ke tempat sampah. Anda bisa memberikan benda tak terpakai tersebut ke recycleing centers yang memang menerima baterai sebagai bahan dasar untuk melakukan daur ulang.

 Ban bekas

Sampah ban bekas sangat merepotkan, selain sulit untuk diuraikan, benda ini membutuhkan banyak tempat untuk menyimpannya. Jika Anda meleburnya dengan cara dibakar, maka akan menyebabkan pencemaran udara. Oleh sebab itu, sebaiknya Anda melakukan daur ulang ke ban tersebut dengan sendal yang menggunakan ban bekas sebagai bahan bakunya.  

Tips Mencuci Batik Kesayangan Anda

 Baju batik memang menjadi pakaian yang paling pas untuk digunakan diberbagai acara. Mulai dari acara formal, semi-formal, hingga pakaian sehari-hari. Selain sebagai baju, kain batik pun bisa dijadikan jenis pakaian lain seperti celana, selendang, atau outer. Jadi, Anda tidak akan pernah bosan menggunakan batik dengan model yang itu-itu saja.

     Ketika Anda memiliki batik, jangan lupa untuk memerhatikan cara mencuci dan penyimpanannya. Pasalnya, merawat warna batik lebih sulit dibandingkan pakaian lainnya. Oleh karena itu, terapkan empat tips mencuci batik berikut ini untuk menjaga tampilan batik kesayangan Anda , yuk!

Jangan menggunakan mesin cuci

Aktivitas mencuci pakaian bagi sebagaian orang adalah pekerjaan yang memerlukan waktu dan tenaga yang tidak sedikit. Apa lagi ketika harus mencuci secara manual. Karenanya banyak orang yang memilih untuk mencuci dengan mesin cuci atau langsung mengirimnya ke laudry. Meski mempercepat prosesnya, hal ini tidak berlaku untuk batik. Mencuci batik sebaiknya dilakukan secara manual dengan tangan. Hal ini berguna untuk mencegah kerusakan pada tekstur dan warna batik. Apa lagi jika batik yang Anda cuci merupakan batik tulis. Tentu Anda tidak mau dong jika batik kesayangan Anda warnanya memudar dan menjadi rusak?

Hindari penggunaan detergen

Salah satu faktor yang membuat warna baju cepat pudar adalah penggunaan detergen. Bagi beberapa jenis kain, detergen merupakan musuh terbesar mereka karena dapat menyebabkan kerusakan pada serat kain dan juga memudarkan warna kain, termasuk batik. Untuk mencuci batik, sebaiknya hindari penggunaan detergen dan pelembut pakaian. Kandungan kimia dari kedua benda tersebut sangat keras, sehingga akan cepat mengikis warna pada kain batik. Sebagainya, gunakan sabun khusus untuk mencuci kain batik. Atau Anda bisa menggunakan kulit jeruk dan buah lerak sebagai pengganti detergen.

Jangan memeras batik

Memeras pakaian memiliki tujuan agar proses penjemuran lebih cepat selesai, karena air yang ada di pakaiannya sudah dibuang sebelumnya. Namun, jika Anda melakukan hal ini saat mencuci batik, Anda melakukan tindakan yang salah. Memeras batik hanya akan membuat kain cepat rusak. Cukup gantung batik Anda setelah dicuci dan biarkan air yang masih tersisa dibaju menetes dan kering dengan sendirinya.

Katakan tidak pada sinar matahari langsung

Menjemur pakaian di bawah terik sinar matahari memang akan membuatnya cepat kering, tapi hal ini juga akan mempercepat pudarnya warna pada pakaian Anda. Oleh karena itu, setelah mencuci batik, jangan pernah menjemurnya di bawah sinar matahari langsung. Cukup jemur batik di tempat teduh atau dengan cara di angin-anginkan. Dengan begitu, warna batik Anda karena lebih awet dan selalu terlihat seperti baru.

Penerapan Motif Batik Selain Pada Kain

Selama ini, batik sangat identik dengan kain. Padahal, motif batik bisa diterapkan pada elemen lain seperti pada kayu, kanvas, atau benda lainnya. Seiring perkembangan teknologi dan zaman, corak batik kini dilukis diberbagai media. Bahkan, benda-benda ini memiliki banyak penggemar dan laku di pasaran. Berikut penerapan motif batik pada media selain kain.

Topeng

Biasanya, topeng identik dengan motif abstrak yang menunjukan wajah manusia yang dilukis dengan tangan. Sekarang, topeng dipadukan dengan motif batik khas Indonesia. Motif ini dilukis dalam media kayu dengan menggunakan canting dan lilin malam, seperti membatik pada umumnya, karena kayu memiliki pori-pori di permukaannya, sehingga tidak akan sulit melukis di atas kayu dengan canting. Selain pada topeng, media kayu lain yang bisa digunakan bisa berbentuk gantungan kunci, nampan, tatakan gelas hingga sandal dari kayu.  

Desain interior

Menata rumah idaman Anda sendiri memang kegiatan paling menyenangkan. Nah, jika ingin nuansa rumah Anda terasa Jawa, mungkin Anda bisa memasukan unsur batik padadesain interior rumah Anda. Anda bisa menerapkan wallpaper atau lantai bermotif batik. Untuk menambah kesan Jawa yang lebih kental, mungkin Anda bisa menambahkan ukiran-ukiran kayu khas jawa engan motif bunga atau pohon yang mirip dengan motif batik. Di jamin, nuasa rumah Anda akan terasa beda dan sangat klasik.

Keramik

Jika Anda menyukai pajangan seperti guci, kemarik, atau piring lukisan, mungkin Anda bisa memiliki keramik dengan motif batik. Selain pada kain, motif ini juga bisa diterapkan ke dalam seni keramik. Bagi Anda yang suka dengan apa pun yang berbau batik, sepertinya Anda wajib memiliki salah satu keramik dengan corak batik yang menawan.

Lukisan

Sebuah lukisan biasanya memuat gambar buah, hewan, pemandangan, orang, hingga gambar abstrak. Nah, motif batik pun bisa di implementasikan di atas kanvas dan menjadi lukisan yang indah. Mungkin Anda bisa melukis beragam motif dalam satu lukisan, atau hanya melukis satu motif yang paling Anda sukai. Lukisan ini sangat cocok di pajang di ruang tamu, dapur, hingga kamar tidur.

2 Kolektor Batik Asal Indonesia

Hobi orang memang bermacam-macam, mulai dari hobi memasak, hobi menggamabr, hingga hobi mengumpulkan barang-barang. Bagi mereka yang memiliki hobi mengumpulkan sesuatu, biasanya memilih benda-benda yang unik seperti barang antik, perangko, hingga kain nusantara yang langka. Berbicara kain nusantara, ternyata Indonesia memiliki kolektor yang gemar mengoleksi batik-batik langka. Para kolektor batik ini sengaja mengumpulkan batik karena suka dengan motifnya dan juga ingin menjadi sosok yang sangat Indonesia. Yuk, simak informasi mengenai dua kolektor batik asal Indonesia di sini.

Kusuma Danang

Kusuma Danang adalah pria berusia 37 tahun yang berasal dari Temanggung, Jawa Tengah. Dia sangat mencintai Indonesia, oleh karena itu dia membuktikan kecintaannya dengan cara mengoleksi batik yang ada di seluruh penjuru wilayah Indonesia. Alasannya memilih mengoleksi batik karena keindahan motif dan nilai seni yang tinggi dari setiap goresannya. Mulai mengoleksi batik dari tahun 1999, kolektor batik ini telah memiliki 70 batik dengan berbagai motif yang berasal dari sejumlah daerah di Indonesia. Koleksinya batiknya rata-rata berasal adri Yogyakarta, Cirebon, Semarang, Madura, hingga Papua.

Mengoleksi batik bukanlah pekerjaan yang mudah, Kusuma harus rela mengeluarkan uang yang tak terhitung lagi untuk mendapatkan kain batik yang diinginkannya. Bahkan, untuk sebuah kain batik, dia pernah mengeluarkan uang puluhan juta rupiah. Dari sekian banyak koleksinya, batik khas Imogiri Kabupaten Bantul lah yang menjadi favoritnya. Pasalnya, batik produksi daerah ini sangat halus dan memiliki nilai yang sakral.

Hartomo Sumarsono

Hartono Sumarsono adalah satu dari sekian kolektor batik Indonesia. Dia lahir di Arjawinangun, Cirebon 64 tahun lalu. Awalnya, ia hanya prihatin dengan eksistensi batik yang sering di klaim oleh negara asing. Untuk mencegah hal tersebut, Hartono berpikir untuk menjadi seorang kolektor batik dengan motif kuno agar tetap lestari. Sejak saat itu, dia mulai mengumpulkan kain batik dari berbagai daerah di seluruh Indonesia, mulai dari Madura, Lasem, Kudus, hingga Banyumas. Tanpa terasa, saat ini jumlah koleksinya telah menyentuk anggka 1.000 batik.

Selain sebagai kolektor batik, Hartono menempuh jalan lain untuk melestarikan motif-motif batik kuno asal Indonesia. Dia bekerja sama dengan 40 pengerajin batik yang berasal dari Pekalongan untuk membuat ulang batik-batik langka ini. Setelah dua bulan, Hartono dan pengerajin batik lainnya terlah berhasil membuat 13 potong batik dengan motif langka.

Inspirasi Mix and Match Batik ala Selebgram

Kain khas Indonesia seperti batik sangat kental dengan dengan image formal dan kaku. Bahkan, saat menggunakan batik, kesan tua akan muncul tiba-tiba. Padahal, Anda bisa membuat batik menjadi pakaian yang casual dan cocok untuk digunakan sebagai pakai sehari-hari. Sebagai inspirasi, mungkin Anda bisa mengintip gaya mix and match batik ala selebgram Indonesia di artikel berikut ini.

Sonia Eryka

Sebagai salah satu selebgram dengan ribuan followers, tentu saja tampinal Sonia kerap ditiru oleh penggemarnya. Oleh sebab itu, ia harus cerdas memadupadankan pakaian yang dikenakan agar terlihat cantic dan menarik. Dengan kemampuannya ini, Sonia berhasil membuat batik menjadi pakaian casual yang terlihat santai sekaligus anggun. Ia pernah mengenakan dress batik bewarna pink dengan model helter neck dress. Dengan dress tersebut, Sonia berhasil menciptakan kesan santai dan innocence. Jika Anda memiliki tubuh yang mungil, mungkin gaya mix and match batik ala Sonia bisa menjadi inspirasi Anda.

Dwi Handayani

Biasanya kain atau rok batik hanya digunakan untuk acara formal seperti pernikahan. Tetapi, Dwi berhasil mengubah statement tersebut dengan melakukan mix and match yang instagramable. Ia memadukan rok batik bewarna coklat dengan blouse berlengan flare dengan bewarna senada. Hasil mix and match yang ia lakukan berhasil membuat tampilan batik menjadi lebih santai, namun tetap elegan. Tampilan seperti ini bisa Anda kenakan saat menghadiri meeting atau datang ke acara semi-formal, lho.

Anazsiantar

Saat ini motif dan model batik kian modern. Bila dulu batik hanya dibuat menjadi baju, rok, atau celana, sekarang batik pun dibuat menjadi outer yang sangat cantik dan elegan. Anaz pun setuju dengan inovasi ini. Ia mengenakan outer batik yang di mix and match dengan inner bewarna putih polos. Hasilnya, ia terlihat menawan dan fashionable. Jika Anda ingin melakukan mix and match batik seperti ini, jangan lupa untuk memadukan sepatu yang pas agar tampilan Anda terlihat seimbang, ya.

Dian Pelangi

Menjadi salah satu desainer baju terkenal Indonesia, tentu saja Dian Pelangi memiliki kemampuan mix and match baju yang tidak terbatas, termasuk saat mengenakan batik. Dian sering menggunakan batik dalam bentuk outer sebagai pakaian sehari-hari. Cukup mix and match batik Anda dengan inner bewarna polos dan celana berpotongan lurus, maka tampilan Anda akan terlihat casual sekaligus manis. Mungkin, Anda bisa menggunakan tampilan ini untuk pergi ke kantor, kuliah, atau hangout bersama teman.

3 Daerah Penghasil Batik Terkenal di Luar Pulau Jawa

Batik dikenal sebagai karya seni khas Indonesia yang sangat Indah dan memiliki filosifi di setiap motifnya. Maka tidak salah jika kain ini masuk ke dalam karya seni bernilai tinggi milik nusantara. Pada awalnya, batik hanya digunakan oleh kaum bangsawan dengan peraturan yang amat ketat, namun seiring ebrkembangnya zaman, batik boleh dikenakan oleh siapa pun.

Saat Anda ingin membeli batik berkualitas, mungkin Anda akan langsung mendatangi kota batik seperti Solo, Pekalongan, Cirebon, atau Yogyakarta. Akan tetapi, tidak banyak yang tahu bahwa Indonesia memiliki daerah yang menghasilkan batik yang berada di luar pulau Jawa. Berikut daftar daerah penghasil batik di luar pulau Jawa yang bisa Anda kunjungi.

Batik Bali

Menjadi destinasi wisata paling populer di Indonesia, ternyata Bali termasuk daerah penghasil batik nusantara. Meski terbilang baru di dunia perbatikan, batik Bali tidak kalah bermutu dengan kawasan lainnya. Motif dan desain lokal asal Bali dipadukan dengan apik dengan teknik pewarnaan alami. Motif batik asal pulau Dewata ini cenderung menyesuaikan dengan motif batik modern yang ada saat ini. Namun, motifnya di dominsi oleh pohon, bunga, kupu-kupu, burung dan ikan. Meski menyerap desain batik dari luar, Anda tetap bisa merasakan ciri khas Bali di kain batik ini.

Batik Madura

Batik Madura memiliki karakter batik tulis yang kuat dan memiliki warna yang berani seperti merah, kuning, dan hijau muda. Tetapi, tidak banyak yang tahu bahwa daerah penghasil batik di luar pulau Jawa ini memiliki lebih dari seribu motif berbeda dan terkemuka hingga ke mancanegara.  Di Pulau Madura sendiri, Anda bisa mengunjungi Kabupaten Pamekasan sebagai sentra kerajinan batik, karena kabupaten ini menjadi wilayah yang paling banyak memiliki perjain dan pengusaha batik.

Batik Kalimantan

Batik memang sangat identik dengan kebudayaan Jawa, tetapi tidak banyak yang tahu bahwa Kalimantan juga menjadi daerah penghasil batik dengan ciri khasnya sendiri. Sesuai dengan sejarah, batik Kalimantan tidak lepas dari cerita legenda yang telah menjadi budaya turun temurun.

Pada dasarnya, batik Kalimantan memiliki beberapa jenis motif batik berbeda yaitu sasirangan dari Kalimantan Selatan, Batik Benang Bintik dari Kalimantan Tengah, Batik Pontianak dari Kalimantan Barat, dan batik Shaho dari Kalimantan Timur. Rata-rata, semua batik ini memiliki perpaduan warna hijaun, merah muda, jingga, dan merah. Bila Anda yang suka warna-warna cerah pada pakaian Anda, rasanya batik Madura sangat cocok untuk Anda.

4 Kain Tradisional Indonesia Yang Belum Kamu Ketahui

Sebagai warga negara Indonesia, pasti Anda tau beberapa kain tradisional Indonesia yang populer seperti Batik, Songket, dan juga Ulos. Kain tradisional ini sendiri juga merupakan bagian dari kebudayaan Indonesia yang sangat beragam. Selain ketiga kain yang disebutkan tadi, ada beberapa kain tradisional Indonesia yang kurang populer. Yuk, simak beberapa kain tradisional asal Indonesia yang mungkin belum Anda ketahui berikut ini.

Sasirangan

Tidak banyak yang tahu bahwa sukur Banjar di Kalimantan Selatan memiliki kain tradisionalnya sendiri, yaitu Sasirangan. Kain ini dibuat dengan teknik ikat celup dan memadukan beragam warna. Meskipun menggunakan teknik yang sama dengan tie dye, salah satu kain tradisional Indonesia memiliki motif yang lebih formal dan elegan, sehingga sangat cocok untuk digunakan di acara formal.

Tapis

Selain dikenal sebagai daerah agrobisnis, Lampung ternyata juga memiliki kain tradisional Indonesia yang tidak banyak orang ketahui. Memiliki motif yang khas, kain yang dinamai Tapis ini sangat jarang dibuat menjadi dress atau pun baju dalam bentuk lain, karena kain tersebut termasuk pakaian adat yang hanya dipakai pada momen-moment tentu. Karena ke ekslusifannya ini, satu buah kain Tapis memiliki harga yang cukup mahal, bisa mencapai jutaan rupiah. Oleh karena itu, rasanya saying jika kain semahal ini dibuat sebagai dress atau kemeja untuk digunakan sehari-hari, kan?

Grinsing

Jika Anda sering berlibur atau mengunjungi Bali, mungkin Anda tidak asing lagi dengan kain Grinsing. Salah satu kain tradisional Indonesia ini memiliki motif yang abstrak dan berbeda-beda pada setiap kainnya. Hal tersebut disebabkan karena pembuatannya masih menggunakan tenaga manual manusia. Bahkan, sebuah kain Grinsing memerlukan waktu 2-5 tahun untuk membuatnya. Jadi sudah bisa dipastikan harga kain masterpiece ini tidak akan murah. Tetapi, rasanya harganya sebanding dengan proses pengerjaannya. Setuju?

Sarung Bugis

Kata sarung mungkin identik dengan kain yang dipakai laki-laki muslim untuk beribadah, tetapi sarung termasuk ke dalam kain tradisional asal Bugis, lho. Sarung Bugis termasuk kain tenun yang spesial, karena terbuat dari benang sutera yang dipadukan dengan benang perak dan emas, sehingga sangat mencermintan kain tradisional Indonesia yang sangat mewah. Kain yang berasal dari tanah Makassar ini juga identik dengan perpaduan warna yang ceria dan motif kotak-kotak. Bisa dipastikan, saat Anda memakainya, maka penampilan Anda akan unik dan berbeda dari orang lain.