4 Alasan Kenapa Asap Knalpot Berbahaya Untuk Kesehatan

car free dayGas buang dari kendaraan, atau yang lebih dikenal sebagai asap knalpot merupakan asap sisa dari pembakaran mesin kendaraan yang tidak sempurna. Gas yang dibuang mengandung berbagai zat kimia dan dengan mudah terhirup siapa saja. Tentu saja gas ini termasuk ke dalam gas yang berbahaya jika terhirup oleh makhluk hidup, salah satunya manusia. Banyak hal negatif yang akan terjadi pada tubuh ketika Anda terlalu banyak menghirup asap knalpot. Di artikel ini akan dijelaskan beberapa alasan kenapa asap knalpot berbahaya untuk kesehatan Anda.

Gas Buang Kendaraan Bersifat Karsinogenik

Meskipun bahan bakar saat ini sudah memiliki tingkat polusi yang lebih rendah, namun jumlah polutan tetap tinggi karena terjadi peningkatan jumlah kendaraan. Hal ini bisa Anda rasakan ketika melihat kemacetan di kota-kota besar seperti Jakarta. Selain itu, asap knalpot tetap bersifat karsinogenik, yang diketahui sangat berbahaya bagi kesehatan meskipun dalam jumlah yang sedikit. Beberapa gas yang berbahaya seperti benzena dan timbal. Zat ini nantinya akan berakibat kerusakan pada organ tubuh Anda dan bisa memicu kanker.

Dapat Merusak Sistem Peredaran Darah

Asap knalpot selain memicu kanker ternyata juga menyebabkan kerusakan pada sistem peredaran darah. Suatu penelitian menunjukan paparan CO meningkatkan kekentalan dalam darah, serta peningkatan kadar protein inflamasi, yang merupakan pertanda perkembangan arterosklerosis. Darah yang kental tentu saja akan menyebabkan banyak penyakit selanjutnya, seperti jantung, hingga penyumbatan pembuluh darah yang menjadi penyebab awal stroke.

Menurunkan Kadar Oksigen dalam Tubuh

Semua udara yang Anda hirup akan masuk ke dalam paru-paru dan didistribusikan ke seluruh tubuh melalui aliran darah. Coba sekarang Anda bayangkan, bila asap knalpot yang super berbahaya terus menerus Anda hirup dan masuk ke peredaran darah Anda? Sangat buruk untuk kesehatan, bukan? Berbagai zat yang buruk untuk kesehatan akan masuk langsung ke dalam aliran tubuh Anda. Dibandingkan dengan oksigen, CO lebih mudah diikat oleh sel darah merah sehingga paparan CO dalam waktu singkat dapat menurunkan kadar oksigen yang didistribusikan dalam darah. Jaringan tubuh yang mengalami kekurangan oksigen akan sangat mudah mengalami kerusakan terutama otak, dan kadar CO juga memicu terjadinya sesak napas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *